Saturday, March 29, 2025
HomeAlutsistaKapal PerangKisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kapal ini sering dikatakan dapat mudah terdeteksi lawan karena mesin turbin uapnya mengeluarkan asap hitam yang dikatakan masih terlihat di lautan lepas dari jarak lebih dari 70 kilometer oleh pesawat pengintai pada hari cerah.

Saking pekatnya asap Admiral Kuznetsov, pengendara mobil di jembatan selat di instambul sampai berhenti jika Admiral Kuznetsov lewat, karena menghindari bahaya tabrakan beruntuk karena menurunnya jarak pandang.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
dmiral Kuznetsov. Bersama USS Deyo DD-989

Sepanjang hidupnya hingga saat ini, kapal ini hanya dioperasikan di laut hitam, laut tengah, atlantik bagian utara dan laut baltik saja. Salah satu misi yang beberapa kali dilakukannya adalah mengunjungi basis Angkatan Laut Rusia di Suriah.

BACA JUGA :  Mengenal X-36, Pesawat Tempur Tanpa Awak Experimental NASA

Kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov ini juga melakukan dukungan pada kekuatan Rusia di Suriah yang sedang bertempur di pihak pemerintah Suriah.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Pada tanggal 30 Oktober 2018, Admiral Kuznetsov mengalami kerusakan ketika terimpa crane raksasa diatas dry dock terapung. Ketika Admiral Kuznetsov sedang menjalani perbaikan dan perawatan besar. Crane raksasa yang rubuh tersebut membuat lubang cukup besar di flight deck kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov.

Lokasi crane jatuh diatas Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Lokasi crane jatuh diatas Admiral Kuznetsov

Selain itu, dalam kecelakaan tersebut, diketahui satu pekerja tewas dalam kejadian tersebut. Dry dock yang digunakan, yang merupakan satu satunya dock yang mampu menampung kapal induk Rusia ini, juga mengalami kerusakan hingga tenggelam.

BACA JUGA :  Rusia Kembangkan Unit Robot Tempur Berukuran Tas Ransel

Masih belum cukup sial, setahun berikutnya, pada tahun Desember 2019 Admiral Kuznetsov kembali mengalami kebakaran ketika masih menjalani program perbaikannya yang tidak berkesudahan itu. Hal itu jelas menambah waktu perbaikannya hingga entah berapa tahun lamanya.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

15-india-prancis-kerjasama-pembelian-36-jet-dassault-rafale

India dan Prancis Tandatangani Pembelian 36 Unit Jet Dassault Rafale

0
Hobbymiliter.com - Komite kabinet India telah menyetujui pembelian 36 unit jet tempur Rafale buatan pabrikan Prancis, Dassault. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi India untuk...

Recent Comments