Hobbymiliter.com – Kita telah berada di zaman dimana kendaraan tanpa awak sudah menjadi sesuatu hal yang biasa. Namun bagi pihak keamanan di seluruh dunia, perangkat seperti ini menimbulkan kekhawatiran besar karena bentuknya yang kecil dan sulit untuk dideteksi. Kini, sebuah perusahaan penerbangan Italia menawarkan sebuah solusi dalam bentuk sistem anti-drone yang disebut Falcon Shield.
Perangkat drone tanpa awak yang dulunya masih memiliki sedikit penggemar kini telah menjadi barang yang bisa didapat dimana-mana. Bulan Oktober silam, pemerintah AS memperkirakan ada sekitar 1 juta perangkat drone (UAV) dengan beragam bentuk dan ukuran yang terjual pada musim libur Natal Desember silam.
Administrasi Penerbangan Federal AS juga gagal mengatur regulasi mengenai kapan dan dimana perangkat drone ini boleh diterbangkan. Mengingat banyaknya kasus yang melibatkan pejabat tinggi sejak 2014, termasuk diantaranya sebuah perangkat drone kecil tak dikenal yang ditemukan jatuh di halaman Gedung Putih, membuat pihak keamanan semakin khawatir akan risiko yang ditimbulkan dari perangkat terbang yang sulit dideteksi ini.