Sebutan masyarakat Madani pertama kali dikemukakan oleh Anwar Ibrahim, mantan wakil perdana menteri Malaysia. Beliau menyatakan arti dari masyarakat Madani ialah sebuah sistem sosial yang subur dengan landasan prinsip moral yang menjamin adanya keseimbangan diantara kestabilan masyarakat dan kebebasan individu.
Pengertian Masyarakat Madani Menurut Para Ahli
Ada lebih dari satu pendapat yang mengemukakan arti masyarakat Madani. Berikut ungkapan dari para ahli mengenai pengertian masyarakat Madani:
- Nurcholis Madjid
Nurcholis Madjid menyampaikan bahwa masyarakat Madani adalah merujuk ke masyarakat Islam yang dulu pernah dibangun oleh Nabi Muhammad SAW di Madinah sebagai masyarakat yang beradab. Peradaban tersebut memiliki ciri-ciri adanya toleransi, kesamaan derajat, keterbukaan, musyawarah dan juga menghargai suatu prestasi.
- Syamsudin Haris
Menurut Syamsudin Haris arti masyarakat Madani ialah suatu lingkup sosial yang ada di luar pengaruh negara dan model yang tersusun dari masyarakat paling akrab seperti famili, gerakan masyarakat, asosiasi sukarela dan lainnya.
- Dawam Rahardjo
Dawam Rahardjo menyatakan bahwa masyarakat Madani ialah sebuah proses dari terciptanya peradaban yang fokus pada nilai kebijakan bersama sesuai pedoman hidup guna menciptakan persatuan sekaligus integrasi sosial.
- Ernest Gellner
Definisi menurut Ernest Gellner tentang masyarakat sipil ialah masyarakat yang terdiri dari institusi non-pemerintah yang otonom tapi cukup bisa mengimbangi negara.
- Cohen dan Arato
Cohen dan Arato menyampaikan definisi masyarakat Madani sebagai suatu kawasan interaksi sosial antara politik, ekonomi dan negara. Dimana di dalamnya terlibat semua kelompok sosial yang berkolaborasi dalam membangun ikatan sosial di luar lembaga resmi, menegakkan solidaritas kemanusiaan serta berupaya membangun kebaikan bersama.
- Muhammad AS Hikam
Sedangkan pendapat dari Muhammad AS Hikam, masyarakat Madani ialah semua kawasan kehidupan sosial yang terorganisir serta memiliki ciri-ciri seperti kemandirian yang tinggi ke negara, kesukarelaan, keswadayaan dan keswasembadaan yang terikat oleh nilai dan norma hukum yang dipatuhi oleh semua warganya.
Unsur-Unsur Dalam Masyarakat Sipil
Keberadaan masyarakat sipil tentu saja tidak muncul begitu saja melainkan ada unsur-unsur yang melatarbelakanginya. Beberapa unsur agar terwujud civil society adalah sebagai berikut:
- Kawasan Publik Yang Luas
Area publik di sini merupakan sarana yang bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan pendapat. Sebab setiap warga masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan transaksi politik dan sosial, tanpa diancam atau diminta oleh pihak luar.
- Punya Demokrasi
Demokrasi merupakan syarat wajib yang tidak bisa ditawar-tawar, supaya masyarakat sipil yang murni bisa terwujud. Di sini, demokrasi adalah sebuah sistem sosial dan politik dan bersumber serta dijalankan oleh warga masyarakat semuanya. Dimana menghormati dan menghargai antar individu maupun kelompok yang menjadi tujuan utamanya agar tidak terjadi diskriminasi.
- Memiliki Pluralisme
Pengertian Pluralisme ialah suatu pengakuan dan diterimanya masyarakat atas keberadaan keberagaman kepercayaan atau agama di lingkungan. Sikap tersebut disertasi dengan saling menerima perbedaan tanpa ada paksaan.
- Tercipta Keadilan Sosial
Keadilan sosial merupakan keseimbangan dan pembagian yang pas atau proporsional untuk hak dan kewajiban setiap warga masyarakat, di dalam berbagai aspek kehidupan. Contohnya kesempatan, ekonomi, ilmu pengetahuan, politik dan lainnya.
Ciri-Ciri Masyarakat Madani
Menurut pernyataan dari Bahmuller (1997), masyarakat sipil punya kriteria tertentu. Berikut adalah ciri-ciri masyarakat Madani tersebut:
- Terdapat integrasi antar individu dengan individu juga individu dengan kelompok di dalam lingkup masyarakat melalui hubungan sosial maupun aliansi sosial.
- Terdapat penyebaran kekuasaan di suatu masyarakat sampai kepentingan yang mendominasi warna masyarakat bisa diatur atau dibatasi dan dikurangi dengan beberapa kekuatan alternatif.
- Memiliki keanggotaan dari berbagai organisasi volunter yang memberikan berbagai bentuk masukan atas keputusan pemerintah, sehingga kepentingan individu dan negara bisa dijembatani dengan baik.
- Memiliki peningkatan sekaligus perluasan kepercayaan dan kesetiaan. Sehingga setiap anggota masyarakat bersedia mengakui keterkaitannya antara satu dengan lainnya demi kepentingan bersama atau umum.
- Tersedianya kebebasan bagi warga masyarakat dalam menjalankan kegiatan sosial dengan beragam perspektif.
Ciri Masyarakat Madani Yang Ada Di Indonesia Menurut Tilaar
Tilaar mengemukakan pendapat mengenai ciri-ciri masyarakat Madani yang ada di Indonesia, diantaranya:
- Adanya keanekaragaman budaya sebagai dasar dalam mengembangkan identitas bangsa Indonesia dan identitas nasional
- Adanya sikap saling mengerti satu dengan lainnya
- Memiliki nilai toleransi yang tinggi
- Mempunyai satu wadah bersama untuk kepentingan hukum.
Kriteria masyarakat Madani tersebut menyampaikan secara jelas bahwa setiap warga masyarakat individu maupun kelompok memiliki kesempatan yang sama dalam menjalankan nilai norma. Dimana dalam bermasyarakat individu maupun kelompok harus mempunyai sikap yang disebut toleransi. Sehingga sekalipun beda pendapat, agama, maupun lainnya tetap bisa hidup rukun bersama.